Sewa Green Screen untuk Kepentingan Shooting Film dan Video Klip

Sewa Green Screen untuk Kepentingan Shooting Film dan Video Klip

Sewa green screen sangat lumrah terjadi dalam proses pembuatan film maupun video klip. Sebab, ketergantungan para movie maker terhadap green screen terbilang tinggi. Terutama untuk mega film yang membutuhkan sentuhan visual effect dosis tinggi. Katakanlah seperti film Avatar, Titanic, Jurassic Park, Harry Potter, dan sebagainya.

Belum banyak yang tahu bahwa sebuah film maupun video klip tidak selamanya mengambil latar tempat yang sesungguhnya. Terkadang, sebagian besar pengambilan gambar di dalam studio khusus dengan bentangan green screen di belakangnya.

Setelah proses shooting selesai, para digital artist bekerja meramu potongan-potongan gambar tersebut menjadi sebuah kesatuan yang utuh dan memukau dengan bantuan CGI (Computer Graphic Image).

Multimedia Semarang – +6281215804030

Sebelum Sewa Green Screen, harus Tahu Apa Green Screen Itu?

Secara sederhana green screen dapat kita artikan sebagai layar hijau. Namun untuk lebih detailnya, green screen merupakan sebuah bentangan layar berwarna hijau yang gunanya sebagai background dalam proses pengambilan gambar (shooting).

Saat potongan-potongan gambar bergabung, latar belakang hijau tersebut pun memanipulasi dengan penambahan efek CGI. Sehingga tampilan akhirnya bukan lagi sekadar layar hijau, melainkan pemandangan alam, samudera, antariksa, atau latar apapun yang sutradara inginkan. Di kalangan para digital artist, proses edit video seperti ini kita kenal dengan istilah “Chroma Key atau Blue Screen” atau kunci kroma.

Penggunaan green screen memungkinkan kita menampilkan gambar latarbelakang yang lebih luas, yang mungkin akan sangat sulit terjangkau oleh kamera jika penerapannya pada tempat aslinya.

Mengapa harus Menggunakan Latar Hijau?

Dalam dunia editing video, hijau bukan satu-satunya warna yang dapat terpakai sebagai background. Beberapa warna lainnya bisa berupa biru, merah, dan hitam. Tapi dari semua warna yang pernah terpakai dalam teknik chroma key, ternyata warna hijaulah yang paling ideal dengan sejumlah alasan yang menyertainya:

  • Sensor pada alatnya untuk merekam gambar lebih peka terhadap warna hijau ketimbang biru, merah, dan hitam.
  • Warna hijau paling jauh dari warna kulit dan rambut alami manusia. Sedangkan warna merah tergolong warna yang mendekati warna kulit manusia.
  • Warna hijau tidak memiliki spektrum warna. Transparansinya lebih jernih. FYI, Saat proses penyatuan beberapa potongan gambar, background memang harus dalam kondisi transparan biar tidak gambar-gambar tadi tidak tampak seperti tempelan.

Multimedia Semarang – +6281215804030

Fungsi Green Screen dalam Pembuatan Film atau Video Klip

Film bukan sekadar gambar-gambar bergerak yang memuat cerita di dalamnya. Tapi juga sebuah karya seni dengan sentuhan teknologi tingkat tinggi. Kulitas gambar tidak hanya menentukan dari kamera, tapi juga dari proses penyuntingannya.

Dalam proses pembuatan film maupun video klip, green screen memegang peranan penting. Berikut beberapa fungsi dari penggunaan green screen tersebut:

1. Menciptakan Background Sesuai Imajinasi Creator

Green screen memang hanya sebentuk layar hijau polos. Pada video mentah, benda ini memang seperti tiada artinya. Tapi setelah proses penyuntingan, layar tadi telah berubah menjadi sebuah latar yang mungkin tidak pernah terbayangkan oleh kita sebelumnya. Dengan kata lain, green screen membantu memvisualisasikan imajinasi hingga imajinasi tersebut dapat orang lain saksikan/nikmati.

2. Membuat Gambar Jadi Lebih Menakjubkan dan Bernilai Seni

Untuk membuat suatu visual yang menakjubkan, tim digital stylish harus melakukan manipulasi-manipulasi gambar dengan bantuan teknologi special effect agar hasil akhirnya terkesan lebih dramatis.

Misal, film Jurassic Park yang menggambarkan keganasan hewan Dinosaurus ketika memburu mangsa-mangsanya. Secara logika, merekam aktivitas hewan purba di alam liar dengan pergerakan segesit itu tentu tidak memungkinkan lagi. Terlebih hewannya sendiri sudah punah.

Namun, berkat teknologi CGI dan Chroma Key semua itu jadi sangat mungkin dibuat seperti nyata. Dummy dinosaurus akan mendapat tempat di depan green screen bersama karakater-karakter dan aksesoris lainnya. Lalu, teknik komputerisasi membuat hewan purba berukuran rekayasa tersebut seolah-olah benaran bergerak secara nyata seperti yang kita saksikan di layar kaca.

Multimedia Semarang – +6281215804030

Baca Juga : 4 Alasan Memilih Menggunakan Persewaan Multimedia Semarang.

3. Mempermudah dan Mempercepat Hasil Penyuntingan Gambar

Proses penyuntingan gambar bisa rampung lebih cepat dengan pemakaian green screen saat shooting. Para digital stylish termudahkan saat melakukan blocking background dan menonjolkan peran-peran tertentu dalam video.

4. Menekan Biaya Produksi

Pembuatan sebuah film membutuhkan biaya yang tidak sedikit jumlahnya. Namun, penggunaan green screen dan penerapan Chroma Key ternyata bisa memangkas beban produksi cukup besar. Sebab, pengambilan gambar bisa kita lakukan di studio. Dengan begitu, budget transportasi dan akomodasi tidak membengkak.

Contohnya saja film Titanic. Lokasi shooting film tersebut bukanlah di Samudera Atlantik atau titik yang sama ketika kapal Titanic pernah karam, melainkan hanya di dalam sebuah studio. Green screen dan CGI-lah yang membuat visual film tersebut jadi terlihat sedemikian epik.

Buat siapa saja yang mungkin ingin belajar bikin film indie atau video klip untuk cover version, green screen ini penting banget disediakan. Kita bisa menyiapkannya sendiri atau sewa green screen beserta instrumen pendukung lainnya jika ingin cara yang lebih praktis. Selamat berkarya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *